Seiring bertambahnya usia, kesehatan gigi mengalami penurunan akibat saraf gigi yang melemah. Lama-kelamaan, gigi jadi rentan tanggal sebagian atau seluruhnya dan menyebabkan proses mengunyah makanan dan berbicara jadi terganggu. Selain faktor usia, adapun penyebab lainnya yang membuat gigi kita tanggal, seperti kecelakaan, masalah gusi, masalah gigi, dan sebagainya. Supaya tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, penggunaan gigi palsu mampu menjadi solusi untuk menggantikan gigi yang hilang dan/atau bermasalah.
Umumnya, ada jenis-jenis gigi palsu yang tersedia, mulai dari gigi palsu lengkap hingga gigi palsu sebagian. Pemilihan jenisnya pun disesuaikan dengan kebutuhan pasien atau kondisi gigi yang copot. Penasaran apa saja jenis gigi palsu yang bisa dipilih? Baca ulasannya di artikel berikut ini!
Jenis-jenis Gigi Palsu
1. Gigi Palsu Lengkap
Jenis jenis gigi palsu yang pertama adalah gigi palsu lengkap. Berfungsi untuk menggantikan semua gigi pasien, gigi palsu ini akan dipasang pada keseluruhan gigi, mulai dari rahang atas, rahang bawah, hingga kedua rahang. Sehingga, dibutuhkan bahan yang lentur agar pengguna merasa nyaman saat menggunakannya. Pada prakteknya, jenis ini kebanyakan digunakan oleh lansia dan dibutuhkan rentang waktu pemasangan selama 8-12 minggu setelah gigi dicabut.
2. Gigi Palsu Sebagian
Selanjutnya, jenis jenis gigi palsu adalah gigi palsu sebagian. Dirancang untuk mengisi celah yang tercipta akibat gigi yang hilang, gigi ini umumnya dibuat menggunakan material plastik atau pelat logam yang dapat dilepas saat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan, penggunaan gigi palsu sebagian masih mempertimbangkan kondisi gigi alami yang memiliki struktur kuat. Diharapkan gigi alami tersebut mampu menahan posisi gigi yang hilang hingga Anda dapat kembali percaya diri.
3. Gigi Palsu Lepasan
Secara umum, gigi palsu lepasan digunakan untuk menggantikan beberapa gigi yang hilang dan dapat dilepas kapan saja. Tujuannya, mengembalikan tampilan, rasa, dan fungsi alami gigi. Pada dasarnya, jenis jenis gigi palsu ini dibuat dari akrilik yang menyerupai gusi. Plat dari gigi palsu ini pun dilengkapi oleh cengkeraman kawat yang diletakkan berdekatan ke gigi yang tersisa agar tidak goyang saat mengunyah atau berbicara.
4. Gigi Palsu Implan
Jenis yang satu ini lebih tahan lama dibanding jenis jenis gigi palsu lainnya. Sebab, implan gigi dilakukan dengan cara memasang logam khusus untuk menopang gigi palsu agar berada di posisi yang diinginkan. Nantinya, prosedur pemasangan dilakukan pada tiga bagian, yakni pada akar gigi, mahkota gigi buatan, dan abutment (penyangga) berupa tulang rahang yang menjadi penghubung antara implan dan mahkota gigi.
Itu dia empat jenis jenis gigi palsu yang perlu Anda ketahui. Dilihat dari bahan pembuatannya, gigi palsu ini dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yakni Akrilik, Valplast, dan Frame. Dari ketiga jenis tersebut, akrilik jadi yang paling ekonomis. Ditambah lagi, platnya yang relatif tebal dan ada cengkeram kawat membuatnya lebih kokoh terpasang di gigi yang tersisa.
Bila Anda ingin hasil yang lebih nyaman dan harga terjangkau, jenis-jenis gigi palsu Valplast dapat dipilih karena cengkeram kawatnya cenderung lentur dan lebih tipis dibanding jenis akrilik. Namun, bila Anda sangat mengutamakan kenyamanan, bisa memilih jenis gigi palsu frame karena plat logam di dalamnya dapat dibuat menjadi sangat tipis, sehingga saat dipasang, gigi palsu jadi stabil dan tidak goyang saat dipakai mengunyah makanan.
Untuk menghindari risiko kesalahan pemasangan gigi palsu, Anda bisa langsung mengunjungi klinik gigi profesional dan terpercaya, seperti Opal Dental. Dokter gigi yang tersedia di Opal Dental berpengalaman sehingga dapat memberikan rekomendasi jenis gigi palsu yang Anda butuhkan, sesuai dengan pengukuran gigi.