Behel atau kawat gigi adalah alat berbasis kawat yang digunakan oleh ortodontis untuk memperbaiki gigi atau rahang yang tidak rata dan gigi yang bertumpuk.
Tujuan utama dari pemasangan behel sendiri adalah untuk menyelaraskan gigi dan rahang agar dapat menggigit makanan dengan baik dan menghasilkan senyum yang indah.
Namun, behel tentunya tidak digunakan secara permanen, jika gigi sudah rapi dan sesuai, behel bisa dilepas dan dilanjut dengan perawatan setelahnya. Lalu berapa lama pakai behel yang ideal? Simak artikel dibawah ini untuk mengetahuinya.
Berapa Lama Pakai Behel Yang Ideal?
Berbicara mengenai behel gigi, mungkin banyak kalangan milenial yang familiar atau bahkan sudah memakainya. Sebenarnya behel merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan gigi.
Upaya ini berlaku bagi kalangan tertentu yang memiliki susunan gigi kurang rapi atau permasalahan lain. Namun seiring berkembangnya zaman, ternyata behel bisa berfungsi juga sebagai penunjang penampilan.
Tak ada batasan khusus bagi seseorang yang memasang behel untuk sekedar gaya-gayaan saja. Mereka bisa memasang sesuai periode yang diinginkan, namun pastinya tetap mengikuti arahan dari dokter.
Apabila kamu ingin pasang behel karena permasalahan gigi atau merapikan struktur gigi, maka wajib banget konsul ke klinik dental. Biasanya lama pemasangan dari behel ini berkisar antara 3 sampai dengan 4 tahun.
Akan tetapi balik lagi sesuai kebutuhan masing-masing dan anjuran dari dokter yang menangani permasalahan gigimu. Bisa saja periode pemakaian behel lebih cepat dari umumnya, atau mungkin juga lebih lama.
Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Memakai Behel?
Memakai behel memang membutuhkan effort yang lebih dibanding orang yang tidak menggunakannya. Mengapa demikian? Ketika memakai behel ada hal-hal yang harus diperhatikan. Hal-hal tersebut adalah seperti berikut ini:
Rutin Kontrol ke Dokter Gigi
Jika kamu baru saja pakai behel, maka rutin kontrol ke dokter gigi sangat diperlukan. Biasanya dokter gigi akan menyarankan waktu kontrol sekitar dua sampai tiga minggu sekali tergantung kondisi gigi. Saat kontrol, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan gigi, termasuk pembersihan behel gigi, penggantian karet, mengoleskan kembali lem bracket jika ada yang lepas, dan melakukan pemasangan alat tambahan jika memang diperlukan.
Rajin Menyikat Gigi
Prosedur standar dalam menjaga oral hygiene adalah dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Hal ini juga berlaku bagi kamu yang menjalani perawatan behel. Cara menyikat gigi yang benar perlu diperhatikan. Lakukanlah dengan perlahan, tidak perlu dengan tekanan keras. Jika ingin perawatan lebih optimal, kamu bisa menggunakan sikat gigi khusus untuk pengguna behel.
Hindari Konsumsi Makanan yang Manis dan Lengket
Cara merawat behel berikutnya adalah dengan menghindari makanan tertentu. Hal ini akan menunjang keberhasilan perawatan kamu. Hindari konsumsi makanan yang manis dan lengket seperti permen yang lengket, karamel, snack, biskuit.
Hindari Konsumsi Makanan Bertekstur Keras
Selain dapat merusak enamel gigi, konsumsi makanan keras bisa berdampak buruk pada behel. Contohnya seperti es batu, popcorn, kerupuk, basreng, dll). Tak hanya membuat behel lebih cepat lepas, tetapi juga bisa memicu keretakan pada gigi.
Konsumsi Vitamin C dan Kalsium
Salah satu tips merawat gigi terutama pengguna behel adalah dengan memenuhi kebutuhan vitamin C dan kalsium. Vitamin C dan kalsium penting untuk menjaga daya tahan tubuh, memperkuat gigi, dan memelihara kesehatan gusi. Selain itu, vitamin C juga mempercepat penyembuhan sariawan dan luka gesekan akibat behel.
Berapa Kali Sekali Ganti Behel?
Setelah kamu memasang behel, biasanya kamu akan diberi petunjuk terkait kontrol, ganti karet, dan lainnya oleh dokter gigi. Umumnya untuk kontrol gigi kamu bisa melakukannya dua atau tiga minggu sekali, bahkan jika permasalahan gigimu tidak terlalu serius, kamu bisa kontrol sebulan sekali tergantung kebutuhan.
Saat kontrol, selain melakukan pengecekan gigi, dokter akan membersihkan behel, mengganti karet, mengoleskan kembali lem bracket jika ada yang lepas, dan memasang alat tambahan jika diperlukan.
Untuk mengganti karet behel sebenarnya tidak ada waktu tertentu, jika kamu ingin ganti warna dan variasi karet behel, kamu tinggal datang saja ke klinik gigi. Karet behel memiliki warna yang bervariatif sehingga jika bosan kamu bisa menggantinya.
Akhir Kata
Demikianlah informasi yang dapat kami berikan tentang behel gigi, mulai dari perawatan, periode pemakaian, dan lain sebagainya. Semoga dengan adanya informasi ini bisa menambah pengetahuan bagi para pembaca, khususnya yang ingin pasang behel.
Kamu bisa langsung mengunjungi Opal Dental, yang mana merupakan salah satu klinik gigi terbaik di Jogja saat ini. Tersedia fasilitas maupun layanan yang cukup lengkap, untuk membantu pasien mendapat pengalaman perawatan gigi terbaik.